
Mempura, 13 Januari 2026 – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja, SMPN 3 Mempura menggelar kegiatan edukasi keselamatan berkendara yang bekerja sama dengan Tim RSDC SATPAS SIM 0914 Ditlantas Polda Riau. Kegiatan yang mengusung tema “Police Go to School” ini dilaksanakan di lingkungan sekolah pada Jumat siang pukul 13.30 WIB.
Edukasi ini merupakan inisiatif langsung dari Ditlantas Polda Riau guna merespons tingginya angka kecelakaan di wilayah Riau yang saat ini didominasi oleh kelompok pelajar. Program ini diberikan secara gratis sebagai bentuk pengabdian kepolisian untuk menyuarakan pentingnya keselamatan di jalan raya sejak dini.
Edukasi Interaktif dan Humanis
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Ririn beserta tim dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberikan materi yang sangat relevan bagi para siswa. Beberapa poin utama yang disampaikan meliputi:
-
Pentingnya Kelengkapan Berkendara: Penggunaan helm standar SNI dan kelengkapan kendaraan.
-
Etika di Jalan Raya: Menghargai sesama pengguna jalan dan memahami rambu-rambu lalu lintas.
-
Risiko bagi Pelajar: Mengingatkan siswa SMP bahwa secara aturan hukum mereka belum diperbolehkan membawa kendaraan bermotor sendiri karena belum memiliki SIM.
Suasana kegiatan tampak hangat dan akrab. Para siswa yang mengenakan seragam olahraga berwarna ungu terlihat antusias mengikuti arahan dari petugas kepolisian. Hal ini terlihat dari sesi foto bersama, di mana para siswa dan petugas berpose penuh semangat di balik spanduk “Police Go to School Satlantas Polres Siak”.
Dukungan Pihak Sekolah
Pihak SMPN 3 Mempura menyambut baik kehadiran tim kepolisian. Melalui edukasi ini, diharapkan siswa tidak hanya sekadar tahu aturan, tetapi juga memiliki kesadaran moral untuk menjaga nyawa mereka sendiri dan orang lain saat berada di jalan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Tim Satlantas yang telah meluangkan waktu memberikan pemahaman berharga ini. Semoga dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak didik kami lebih waspada dan disiplin,” ujar perwakilan sekolah.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara pihak sekolah dan kepolisian untuk terus menjalin komunikasi demi terciptanya lingkungan sekolah yang sadar hukum dan mengutamakan keselamatan.

