Hari Mangrove

Sungai Apit, 26 Juli 2026 – SMP Negeri 3 Mempura menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi pada kegiatan Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 yang diselenggarakan di Kawasan Konservasi Mangrove Sungai Bersejarah (MSB), Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, pemerintah, dunia usaha, komunitas lingkungan, serta lembaga pendidikan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir sekaligus penyerap karbon yang berperan dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 secara nasional mengusung semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian mangrove melalui edukasi dan aksi nyata penanaman mangrove.

Perwakilan guru dan peserta didik SMP Negeri 3 Mempura mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan panitia. Suasana penuh semangat terlihat sejak pagi ketika peserta menikmati keindahan kawasan konservasi mangrove sambil mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.

Beragam kegiatan menarik turut memeriahkan peringatan tersebut, di antaranya lomba melukis di tengah hutan mangrove, lomba mencari lokan, aneka perlombaan rakyat, serta penanaman ribuan bibit mangrove sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal fungsi ekologis mangrove sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjaga lingkungan hidup.

Keikutsertaan SMP Negeri 3 Mempura dalam kegiatan ini merupakan implementasi nyata pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pengalaman belajar langsung di alam, peserta didik memperoleh pemahaman bahwa menjaga ekosistem mangrove bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemerhati lingkungan, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Selain menjadi sarana pembelajaran kontekstual, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik untuk berinteraksi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap konservasi lingkungan. Nilai gotong royong, kerja sama, tanggung jawab, serta cinta terhadap alam menjadi bagian penting yang diperoleh selama mengikuti kegiatan.

Kepala SMP Negeri 3 Mempura menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut serta memberikan kesempatan kepada sekolah untuk ikut berpartisipasi.

“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga lingkungan. Semoga kepedulian terhadap mangrove dapat tumbuh menjadi budaya yang terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

SMP Negeri 3 Mempura berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pelestarian lingkungan melalui kegiatan pendidikan, pembiasaan perilaku ramah lingkungan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Partisipasi dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk semakin mencintai alam dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Sebagai sekolah yang mengedepankan pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan, SMP Negeri 3 Mempura meyakini bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan bumi. Dengan semangat “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”, sekolah terus berupaya membentuk generasi yang berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menjadi agen perubahan bagi masa depan yang lebih hijau.